Twitter
Facebook

About coffeelovers

coffeelovers has been a member since February 25th 2012, and has created 10 posts from scratch.

coffeelovers's Bio

coffeelovers's Websites

This Author's Website is

coffeelovers's Recent Articles

Resep Kopi – Kopi Panas & Kopi Dingin

Resep kopi dari berbagai coffee shop lokal dan internasional kini dapat Anda dapatkan dari Pencinta Kopi dot com. Resep kopi ini dapat Anda nikmati sendiri dirumah tanpa harus merogoh kocek lebih dalam dan Anda nikmati di rumah dengan santai. Yang Anda butuhkan adalah kopi bubuk atau kopi instan berkualitas baik dari segala merek, misalnya Kopi Kapal Api, Kopi Torabika, Nescafe dan banyak merek lokal maupun import lainnya.

Anda bahkan dapat membeli bubuk kopi gourmet seperti dari Starbucks atau gourmet coffee outlet lainnya. Apapun coffee nya, yang penting sesuaikan dengan kebutuhan dan mood Anda saat itu. Gunakan kreatifitas Anda seliar-liarnya. Anda dapat membuat minuman kopi yang agak tradisional seperti kopi jahe, kopi ginseng, atau Anda lebih suka yang modern seperti cappuccino, espresso dan masih banyak lainnya.

Resep kopi yang akan dibagikan di Pencinta Kopi dot com dibagi menjadi 2 bagian, yaitu minuman kopi panas dan minuman kopi dingin. Apapun selera Anda, kemungkinan besarAnda akan menemukannya disini, atau silahkan berbagi di bagian komen jika Anda memiliki resep kopi yang belum kami bagikan disini.

KLIK Dibawah Untuk:  RESEP KOPI PANAS & DINGIN

 

Anomali Coffee – Nikmatnya Kopi Indonesia

Anomali Coffee adalah salah satu dari coffee shop khusus yang menyediakan berbagai macam kopi bubuk dari seluruh penjuru Indonesia. Anomali Coffee yang saya kunjungi kebetulan yang ada di Plaza Indonesia.  Suasananya sangat…sangat… menyenangkan. Begitu masuk sudah tercium aroma kopi yang sangat nikmat.

Di belakang kasir, kita dapat menemukan bagan penjelasan berbagai macam kopi Indonesia dari seluruh penjuru tanah air berikut penjelasan mengenai ciri-ciri khusus mereka, apakah itu light body, medium body atau high body. Demikian pula dari ciri-ciri flavornya mulai dari nutty, chocolaty, fruity , earty atau tobacco.

Anomali Coffee dengan bangga melabelkan dirinya sebagai Kopi Asli Indonesia. Ini yang sangat patut diacungi jempol, bahwa ada diantara kita yang tidak selalu berorientasi ke dunia barat untuk minuman “asli” Indonesia. Diluar negeri, kopi Indonesia selalu dianggap sebagai salah satu kopi bubuk premium, mengapa tidak menjadi tuan rumah di negara sendiri.

Kopi Luwak, Kopi Bali,  Kopi Java, Kopi Toraja, Kopi Flores, Kopi Papua, Kopi Aceh, Kopi Mandailing adalah biji kopi pilihan yang dapat dinikmati di Anomali Coffee. Selain itu barista (berasal dari bahasa Itali yang artinya bartender) juga sangat baik pengetahuannya mengenai kopi dan sifatnya masing-masing. Ini yang membuat ngopi di Anomali menjadi pengalaman yang mengasyikan bagi para pencinta kopi. Kopi bubuk anomali coffee per 200 gram nya dijual rata-rata Rp. 60,000 dan Rp. 300,000 untuk kopi luwak. Mengingat kualitas yang sangat baik, ini adalah harga yang sangat pantas bagi semua orang.

Selain menawarkan single origin coffee seperti yang disebutkan diatas, Anomali Coffee juga menyediakan minuman kopi “modern” seperti Ice Blended Coffee, Smoothies dan minuman teh bagi para pencinta teh. Bagi para pencinta kopi, Anomali Coffee bahkan menyediakan Barista Training dengan harga yang cukup terjangkau. Ini semua dapat dilihat dari website Anomali Coffee di www.AnomaliCoffee.com. Tidak ada salahnya jika Anda adalah seorang pencinta kopi sejati untuk belajar teknik-teknik penyajian kopi, mulai dari pengenalan jenis-jenis kopi, proses biji kopi sampai dengan pengenalan mesin-mesin kopi modern.

Nah, bagi para pencinta kopi, kini ada pilihan menarik untuk “nongkrong”…. Anomali Coffee di Plaza Indonesia, Kemang, Setiabudi Building Kuningan, Jalan Senopati dan beberapa outlet lainnya.

Kopi Telanjang..? The Naked Coffee

Kopi telanjang? Oh… apakah itu? Haha… Sebagai seorang penulis dan pencinta kopi, saya memang cenderung kreatif menamai sesuatu. Itu sebutan sayang saya pada Black Coffee. Kopi telanjang adalah kopi yang diminum tanpa gula, tanpa krim, tanpa susu. Sungguh-sungguh murni cita rasa esensi kopi itu sendiri. Terasa begitu telanjang. Dan original.

Memang sesungguhnya cara terbaik meminum kopi adalah seperti ini. Biarkan palet lidah kita menggelinjang oleh sensasi kentalnya intensitas kopi. Bukan oleh rasa manis dari gula atau gurihnya susu.

Bagi sebagian besar orang Indonesia, meminum kopi seperti ini memang masih dirasa menakutkan. Rasa pahit yang kuat sudah langsung membayang-bayang di kepala. Alih-alih memesan secangkir kopi hitam murni, jari-jemari lagi-lagi menunjuk menu pada ‘kopi meriah’ , sebuah sebutan sayang saya lagi pada kopi yang diembel-embeli susu, gula, whipped cream, caramel, butiran coklat, sirup, hingga es krim. Meriah sekali bukannn ?

Tidak ada yang salah dengan kopi meriah…  Ini juga menambah meriahnya hidup. Hanya saja sebagai pencinta kopi ( sejati ), merasai kopi  yang sebenar-benarnya kopi seperti mengalami cinta yang murni datang dari hati… Ah, sungguh dasar penulis, tetap saja saya berpuitis – puitis ria… kopi telanjang alias black coffee adalah cara pencinta kopi menikmatinya.

Kembali pada The Naked Coffee kita tercinta. Kunci utamanya memang originalitas. Konsep ini biasanya selalu saya temui di negara-negara barat. Salah satunya Perancis. Musim dingin lalu, saya berkesempatan jalan-jalan kesana. Dan ritual minum kopi di sore hari tentu saja tidak akan terlewatkan. Saya menyempatkan diri minum secangkir kopi di Les Editeurs, salah satu restoran favorit saya di pojok distrik seni dan fashion St. Germain des Pres.

Seperti yang sudah diduga, saat memesan kopi hitam, yang datang adalah secangkir ( kecil ) kopi yang pekat. Para Parisians tidak akan pernah bisa memahami konsep  Black Americano Coffee yang disajikan dalam cangkir besar dan encer. Buat mereka, itu sama saja seperti minum kopi bohong-bohongan, karena yang terasa hanyalah air. Buat saya, itu kurang telanjang… Hahaha…

Saat tegukan pertama mengalir membasahi rongga mulut, berbagai macam rasa bisa kita kenali… Tergantung dari jenis kopi yang kita minum itu sendiri. Ada aroma buah, bunga, ‘earthy’, kayu hingga asam.  Sehingga  sangat dianjurkan untuk meminum kopi tanpa dikreasikan dengan campuran . Bagaimana tidak? Karena merasai kopi seperti ini sama saja seperti berinteraksi dengan unsur-unsur alam secara natural dan intens. Dan hal itu tentulah sebuah pengalaman yang sungguh-sungguh memanjakan indera…

So… sudah siap untuk ikut telanjang bersama saya… ? Oops, maksud saya ikut merasakan nikmatinya sensasi kopi telanjang – The Naked Coffee?

BY: ISABELLE INTAN INDAH

Dome Cafe – Nikmatnya Ngopi Dalam Suasana Eropa

Dome Café, adalah salah satu tempat ngopi favorit. Dome Café pertama kali membuka outletnya di Indonesia pada bulan Agustus 2000 dengan nama Dome World’s Finest Coffees.

Kini Dome Cafe dapat ditemui di Plaza Indonesia, Cilandak Town Square, TIS Square, FX Lifestyle Xenter. Selain di Jakarta, Dome juga hadir di Surabaya yaitu di Tunjungan Plaza 4, Galaxy Mall, Pakuwon Super Mall dan Surbaya Town Square.

Dengan konsep old world style European Café, pencinta kopi dapat menikmati beragam sajian khas Dome. Sesuai dengan namanya, disini ada banyak jenis minuman kopi yang freshly roasted dan beragam hidangan teman ngopi lainnya.

Sajian kopi terbaik seperti minuman kopi klasik Long Black, Affogato, Double Espresso, Cappuccino, Late, Macchiato ada di Dome Café. Minuman lain yang tidak kalah menariknya juga tersedia, seperti Vanilla Latte, Hot Chocolate, Caramel latte dan masih banyak lainnya.
M
inuman Kopi dingin seperti Espreski, Mocha Espreski, Vanilla Espreski, Strawberry, Avocado, Cookies & Cream Espreski juga tersedia. Selain itu masih ada Dome Espreski atau Mocha Caramel Espreski.

Bagi yang sedang tidak mood ngopi dan ingin mencoba the, Dome Café menawarkan pilihan exotic tea seperti Earl Grey, Jasmine, Fruit Tea, dan Fresh Herbals. Anda juga dapat mencoba berbagai macam juices, moctails, shakes, frizzes sampai dengan beer.

Bagi yang ingin makan sambil ngopi, Dome juga menyediakan berbagai macam makanan antara lain hot and quick breakfast, salad, soup, sandwich, cakes dan ice cream semua tersedia disini – bukan hanya kopi saja.

Bagi yang benar-benar lapar dan ingin makan full course, Dome Café juga menyediakan steak, burgers, pasta, nasi campur, sop buntut dan masih banyak lainnya.

Pastikan Dome Café menjadi salah satu tempat nongkrong Anda untuk ngopi.

Sejarah Kopi – Di Dunia Dan Indonesia

Sejarah kopi di Indonesia sudah dimulai dari beberapa ratus tahun yang lalu. Sejarah kopi dari jaman kolonial sedikit banyak memberikan dampak positif kepada industri dan perkebunan kopi di Indonesia. Kopi pada umumnya diolah sebagai bahan utama minuman, dan biasanya disajikan sewaktu masih panas beserta dengan beberapa kudapan pelengkap. Apabila anda adalah seorang penggemar kopi,  mungkin anda tahu betul segala hal tentang kopi; namun, apakah anda mengerti asal usul dan perkembangan sejarah kopi? Kebanyakan penikmat kopi mungkin tidak tahu asala usul minuman beraroma kuat dan berasa pahit ini. Oleh karenanya, berikut ini uraian singkat tentang asal usul atau sejarah kopi di dunia dan di Indonesia. Walaupun dikenal sebagai negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia, kopi bukan berasal dari Indonesia. Beberapa sumber menyebutkan bahwa sejarah kopi dimulai dari Etiopia, pada sekitar abad ke tiga belas; namun, beberapa sumber menyebutkan pada abad ke sembilan.

Sejarah kopi pada awalnya disebutkan dimulai dari seorang penggembala kambing, yang pertama menemukan efek yang ditimbulkan biji kopi pada kambing mereka. Namun, tidak ada catatan atau bukti yang dapat membuktikan kejadian ini. Dari sebuah negara kecil bernama Etiopia, sejarah kopi lalu berlanjut dengan menyebar ke negara lain di Afrika, seperti Yaman dan Mesir. Kopi yang telah disangrai dan dipanggang pertama kali diperkenalkan di negara Arab, yang lalu diabadikan sebagai salah satu jenis kopi, yaitu kopi arabika. Walaupun memiliki banyak penggemar, sejarah kopi pernah mengalami sedikit hambatan sewaktu dilarang oleh majelis keagamaan di Arab.

Sejarah kopi semenjak diperkenalkan di Arab, mengalami perkembangan pesat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di negara kita ini, kopi pertama kali menjadi tanaman perkebunan pada jaman penjajah Belanda. Melalui Sri Lanka, kopi menjadi komoditi yang menjanjikan di Indonesia. Oleh karenanya, sejarah kopi di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, karena telah menjadi perkebunan tersendiri di daerah Bogor, Jakarta, lalu menyebar ke daerah Jawa Tengah. Namun, sebagaimana perkembanga kopi di dunia, sejarah kopi di Indonesia juga mengalami hambatan pada awal abad ke 20. Pada masa itu, hampir seluruh tanaman kopi terserang hama, sehingga gagal panen kopi terjadi di hampir seluruh perkebunan kopi terutama di pulau Jawa.